Pentas Teater DAYOH Smanike Ngawi

Suport Para guru menyaksikan pertunjukan teater

Pentas Teater DAYOH Smanike Ngawi

Bersama Para Kreator Seni Smanike

Pentas Teater DAYOH Smanike Ngawi

Adegan di depan Pos Kamling

Pentas Teater DAYOH Smanike Ngawi

Tim Kreatif penuh semangat

Tampilkan postingan dengan label Prosedur Kritik Seni Rupa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prosedur Kritik Seni Rupa. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Maret 2021

PROSEDUR KRITIK KARYA SENI RUPA

Sumber Cahaya. Koleksi pribadi 2021


Prosedur Kritik Karya Seni Rupa

Prosedur kritik merupakan langkah-langkah kerja kreatif dalam menanggapi karya agar menghasilkan kritik yang berkualitas dan mudah dikomunikasikan kepada orang lain, baik kepada perupa maupun penikmat seni.

Langkah-langkah secara singkat dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut, yaitu:

1). Deskripsi

Tahap awal ini, kita sebagai seorang apresiator atau kritikus seni berusaha untuk menemukan segala sesuatu yang terlihat secara visual. Kemudian mencatat atau mendeskripsikan fenomena visual tersebut.

2). Analisis Formal

Tahapan ini kita berupaya menelusuri kualitas karya berdasarkan struktur formal atau unsur pembentuknya. Untuk itu pengetahuan terhadap unsur seni rupa, prinsip seni rupa dan mediumnya, bahan maupun teknik berkarya, wajib dipahami

3). Interpretasi

Tahapan ini kita berupaya menafsirkan makna suatu karya, baik dari sisi tema, simbol. maupun masalah yang dimunculkan. Penafsiran terhadap suatu karya seni rupa dipengaruhi sudut pandang yang dilandasi pengetahuan seni yang kita miliki.

4). Evaluasi

Tahapan ini kita menilai kualitas suatu karya, baik dari sisi formal maupun konteksnya.

a. Membandingkan karya yang ditanggapi dengan karya lain yang sejenis.

b. Membahas tujuan dan fungsi karya tersebut.

c. Menetapkan eksistensi karya tersebut dengan karya sebelumnya.

d. Menelaah sudut pandang karya tersebut.

Upaya yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kualitas karya kritik seni antara lain dengan banyak membaca buku/artikel tentang seni, sering mengunjungi pameran karya seni rupa dua dimensi ataupun tiga dimensi.